Tanpa Peduli @resaodelll
Aku sangat merasakan perubahan sikapmu. Kamu menjauh tanpa
mempedulikan aku. Namun aku sadar bagaimana posisiku, aku hanya orang baru. Dan
aku tidak berhak untuk menuntut hatimu, kamu sendirilah yang harusnya
memberikan hatimu kepada seseorang yang kamu damba.
Disini aku hanya kandidat yang berada dalam nominasi untuk
memenangkan hatimu. Seperti yang aku bilang, aku tidak berhak memaksa. Aku
hanya mencoba menjadi yang terbaik agar kamu memilihku. Selama aku mencintai
seseorang yang aku pilih, kegagalan adalah motivasi agar mebuatku semakin
dewasa.
Mungkin terkadang aku bersedih untuk seseorang yang tidak mempedulikan aku. Sehingga
aku membuat orang lain yang berada disekitarku ikut bersedih padahal kasedihan
itu bersal dari kamu. Kamu mungkin tidak tinggal dalam hidupku seperti yang aku
inginkan. Tapi akan lebih baik jika sampai waktuku, kamu akan datang sesuai
yang direncanakan. banyak hal yang tidak dimengerti termasuk perasaan kamu. Dan
hal yang tidak dipahami ini hanya dapat diterima.
Apa kamu sadar
ketika kamu memanggilku “peri cantik” aku sangat senang. Satu kalimat kecil
saja dari kamu itu hal yang sangat indah. Harapan tinggal harapan. Saat aku
sadar aku sudah tidak mampu mengepakan sayapku lagi dan aku cahayaku telah
meredup. Saat itulah aku akan mundur dan berhenti mengejarmu.
