MATA @resaodelll
Tanggal 13/02 kemarin, aku ke Bandung . aku berharap saat
aku memijakkan kaki di kota itu akan ada seorang pria yang memanggil namaku
dengan lembut dan aku harap orang itu adalah kamu Ricky.
Namun semua itu tak pernah semudah saat aku berhayal.
Setelah tiga tahun apa kamu masih mengenalku? Apa setelah tiga tahun kamu
pernah mengingatku?. Terpendam banyak tanya dalam tiap kata yang tertoreh. Ake
memejamkan mataku, sejenak saat itu aku merasa ada kamu di dekatku tapi ketika
aku kembali membuka mata itu hanya bayanganmu yang seolah nyata.
Bayangan nyata yang ternyata adalah maya, bayangan tegak
yang ternyata terbalik. Semua kembali kepadaku, aku yang memutuskan bagaimana
jadinya bayangan yang dibuat. Apa aku akan menaruh mataku di ruang I atau di
ruang II atau di ruang yang lainnya.
Hatiku terlihat seperti pensil yang mengalami pembiasan.
Tampaknya hatiku tegak, kaku namun setelah dibiaskan dalam air akan terlihat
seperti patah. Itulah hatiku yang telah kau tinggalkan. Kalau ada bola lampu di
sini, aku akan menggunakan semua mantra agar bola lampu itu bisa menunjukan
dimana dirimu saat ini.
Penyihir bisa menganyukkan tongkat, agar ia bisa mengabulkan apa yang ia ingin.
Seorang peri bisa menggerakan tangannya untuk mengubah yang ia ingin ubah. Aku?
Aku hanya bisa menggelengkan kepala saat itu orang lain menanyakan
keberadaanmu.

0 komentar:
Posting Komentar