Seseorang telah mengisi hariku, orang baru yang mungkin akan bisa menjagaku. Aku merasa sangat beruntung telah mengenalnya. Senyumnya menyemangati hariku, tawa khasnya yang begitu membuatku terbawa dalam keriangannya. Kesatuan butiran-butiran membentuk gumpalan cinta untuknya. menunjukan kecermelangan hati. Harus punya komparasi untuk dapat menentukan semerah apa hatiku.
Sosok yang begitu membuatku mengalihkan segala pandangan
saat ada di dekatnya dan hanya terfokus pada satu titik dia adalah Pinokio. Tapi
entah dia anggap aku itu siapa, apa dia akan terus menggangapku sebagai seorang
adik atau lebih.
Untuk mencintai banyak lelaki dalam satu waktu sangat mudah
tapi untuk mencintai satu lelaki dalam satu waktu bukanlah hal mudah. Aku tidak
mudah mencintai seseorang, dan ketika aku yakin aku telah memilih hati, aku
akan setia dengan hati itu.
Aku gak tahu akan seberapa pentingnya aku nanti bagi kamu,
dengan mengenalmupun aku sudah merasa beruntung tapi apa keberuntunganku itu
yang aku butuhkan untuk membawa kamu ke hadapanku. Hati ini seperti benda hidup
yang mengkristal namun hati ini kembali hidup sejak aku mengenal kamu.
Kalau diibaratkan pada istilah biologi yaitu kormophyta yang
sudah jelas akar batang dan baunnya. Mungkin seperti itu jugalah perasaanku,
yang sudah jelas sisi, sudut dan letak nama kamu dihatiku.
0 komentar:
Posting Komentar